RSS
Tampilkan postingan dengan label Go Girls. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Go Girls. Tampilkan semua postingan

Linguistika


LINGUISTIKA
ANEKA SUBDISIPLIN LINGUISTIKA
FONOLOGI (FONETIKA DAN FONEMIK)

            Setiap ilmu akan membatasi dirinya sehingga suatu ilmu akan terbagi menjadi cabang – cabang ilmu. Hal ini terjadi pula pada ilmu linguistika. Liguistika mempunyai cabang – cabang ilmu misalnya : Fonologi, morfologi, sintaksis, leksikologi, semantik.
            Fonologi adalah cabang ilmu linguistika yang mengkaji tentang bunyi – bunyi bahasa, baik berdasarkan pelafalannya, fungsi atau sifat akustiknya. Fonologi dibagi menjadi dua bidang yaitu fonetika dan fonemika. Fonetika meneliti bunyi bahasa berdasarkan fisiknya yang dibagi menjadi dua macam yakni fonetika artikulatoris dan fonetika akustik.
Morfologi adalah cabang ilmu linguistika yang mengkaji tentang struktur kata. Missal : tertidur terdiri dari dua morfem yaitu morfem ter- dan morfem tidur. Sintaksis adalah cabang ilmu linguistika yang mengkaji tentang struktur kata dalam kalimat. Paduan antara morfologi dan sintaksis akan membentuk suatu tata bahasa. Semantika adalah cabang ilmu linguistika yang mengkaji makna atau arti. Leksikologi adalah cabang ilmu linguistika yang mengkaji tentang pembendaharaan kata, hal ini digunakan untuk penyusunan kamus (leksikografi).
MORFOLOGI

            Morfologi adalah salah satu cabang ilmu linguistika yang meneliti tentang struktur kata., mengidentifikasikan satuan bahasa dalam satuan gramatikal. Satuan minimal gramatikal disebut  morfem. Missal kata berhak terdiri dari dua morfem yaitu morfem ber-  dan morfem hak .mofrem dibagi menjadi morfem bebas dan morfem terikat. Morfem bebas adalah morfem yang dapat berdiri sendiri seperti hak. Morfem terikat adalah morfem yang tidak dapat berdiri sendiri jika tidak melebur dengan morfem lainnya, contoh dari morfem  ini adalah morfem ber-, ber- tidak akan dapat berdiri sendiri jika tidak digabungkan dengan morfem lain. Misalnya ber + hak. Berhak merupakan proses morfemis. Proses morfemis terjadi morfem segmental (pengimbuhan, pengklitika, pemajemukan, reduplikasi) dan morfem nonsegmental. Morfem dasar dibagi menjadi tiga yaitu pangkal, akar dan pradasar. Adapula morfem utuh dan terbagi (missal pada kata foot yang menjadi feet, mouse menjadi mice sehingga morfem itu tidak beratutran). Morfem nol adalah morfem yang tidak mendapatkan penambahan morfem.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS